Branding
Branding adalah proses membentuk cara sebuah bisnis dikenali, dirasakan, dan diingat orang, mulai dari positioning, nilai, dan gaya bicara sampai identitas visual dan setiap interaksi dengan pelanggan.
Personal branding adalah upaya membangun citra diri yang tampil ke publik, terutama secara online, berdasarkan kepribadian, keahlian, dan pengalaman seseorang.
Panduan lengkap: Personal Branding: Pengertian, Contoh, dan Cara Membangunnya
HubSpot mendefinisikan personal brand sebagai representasi diri yang menghadap ke luar, sebagian besar secara online, dari kepribadian, keahlian, dan pengalamanmu. Personal brand terbentuk dari semua konten publik yang pernah kamu unggah atau sampaikan, jadi makin banyak konten yang kamu buat dengan sengaja, makin besar peluangmu mengarahkan cara orang memandangmu.
Menurut artikel yang sama, personal brand yang kuat membantu karyamu lebih banyak dilihat, menarik perhatian ke perusahaan tempatmu bekerja atau usahamu, membedakan dirimu dari orang lain di bidang yang sama, dan membangun posisi sebagai pemikir yang disegani di industrinya. Artikel yang sama juga jujur menyebut bahwa membangun kehadiran online seperti itu tidak selalu menyenangkan.
Bedanya dengan branding perusahaan: yang dibangun adalah nama orang, bukan nama produk. Prinsipnya tetap mirip, yaitu memilih posisi yang jelas (lihat brand positioning) lalu konsisten. Membangun personal brand juga proyek jangka panjang. Panduan personal branding HubSpot mengingatkan, kalau kamu tidak menikmati apa yang kamu buat, kamu bisa kehabisan tenaga sebelum dampaknya terasa, jadi pilih topik yang memang kamu sukai.
Langkah-langkah membangunnya dibahas lengkap di artikel personal branding.
Contoh ilustrasi: seorang konsultan pajak untuk UMKM di Medan rutin menulis penjelasan singkat tentang kewajiban pajak usaha kecil dengan bahasa sehari-hari, di blog pribadinya dan di profil profesionalnya. Topiknya selalu sama, gaya bahasanya konsisten, dan ia menyertakan contoh kasus yang dialami pemilik warung atau toko online. Lama-lama namanya dikenal sebagai orang yang menjelaskan pajak UMKM dengan mudah, dan itulah personal branding-nya.
Branding adalah proses membentuk cara sebuah bisnis dikenali, dirasakan, dan diingat orang, mulai dari positioning, nilai, dan gaya bicara sampai identitas visual dan setiap interaksi dengan pelanggan.
Brand positioning adalah strategi menempatkan merek di benak pelanggan sasaran sehingga mereka paham apa yang membuatnya berbeda dari pesaing dan mengapa merek itu layak dipilih.
Brand awareness adalah tingkat seberapa kenal target pasarmu dengan merekmu dan seberapa mudah mereka mengenalinya.
Content creator adalah orang yang membuat konten secara konsisten tentang topik tertentu atau untuk audiens tertentu, dalam bentuk tulisan, visual, maupun audio.
Content marketing adalah publikasi materi tertulis dan visual secara online dengan tujuan menarik lebih banyak calon pelanggan (leads) ke bisnismu.
USP (unique selling proposition) adalah alasan utama yang membedakan produkmu dari pesaing dan menjelaskan kenapa produkmu paling cocok untuk kebutuhan calon pembeli.