Bahasa situs: IndonesiaBuletin
Mulai belajar
IklanContohDasar

Contoh Iklan Baris dan Iklan Promosi Produk beserta Strukturnya

Contoh iklan baris dan iklan promosi produk untuk usaha kuliner, jasa, dan skincare, lengkap dengan anotasi tiap bagian dan versi iklan media sosialnya.

Ahmad Thariq SyauqiDiperbarui Baca 13 menit
Ilustrasi halaman koran berjudul Iklan Baris dengan tiga kolom iklan pendek karangan, misalnya katering nasi kotak, servis AC, kos putri, dan sambal rumahan; tiap iklan dibuka kata tebal lalu isi singkat dan nomor kontak

Contoh ilustrasi kolom iklan baris: hampir setiap iklan dibuka kata tebal, lalu isi singkat dan kontak. Semua nama usaha, harga, dan nomor di gambar ini dikarang.

Jawaban singkat

Contoh iklan baris yang lengkap memuat lima bagian dalam beberapa baris saja: judul yang menyebut produk, manfaat utama, penawaran berupa harga atau syarat, ajakan dengan batas waktu, dan satu cara menghubungi. Iklan promosi produk di media sosial memakai susunan yang sama, hanya ruangnya lebih lega, ada foto, dan nomor telepon diganti tombol. Di bawah ini ada contoh untuk usaha kuliner, jasa, dan skincare, masing-masing dengan anotasi strukturnya.

Pengungkapan: artikel ini menautkan Creativism, usaha yang satu keluarga dengan Belajar Marketing. Tautannya bukan iklan berbayar, tetapi tetap produk kami sendiri. Baca hubungan kami.

Daftar isi

Contoh iklan baris paling mudah dipahami kalau kamu melihat bagian-bagiannya, bukan sekadar membaca kumpulan iklan jadi. Iklan baris yang lengkap memuat lima hal dalam ruang sempit: judul, manfaat, penawaran, ajakan, dan kontak. Di artikel ini kamu akan melihat contoh untuk usaha kuliner, jasa, dan kecantikan, lengkap dengan anotasi tiap bagian, lalu versi iklan promosinya untuk media sosial dan Google.

Satu catatan sebelum mulai. Semua nama usaha, harga, dan nomor telepon di contoh berikut adalah contoh ilustrasi, bukan data usaha nyata. Nomor sengaja ditulis 08xx-xxxx-xxxx. Kalau kamu ingin definisi singkatnya saja, buka entri iklan baris di kamus.

Apa itu iklan baris dan bedanya dengan iklan promosi

KBBI Daring mendefinisikan iklan baris sebagai iklan kecil (singkat) yang terdiri atas beberapa baris saja dalam sebuah kolom, dengan padanan iklan mini. Sementara itu, kata iklan sendiri punya dua arti di KBBI: berita pesanan untuk mendorong dan membujuk khalayak agar tertarik pada barang dan jasa yang ditawarkan, serta pemberitahuan kepada khalayak mengenai barang atau jasa yang dijual.

Dari dua definisi itu, bedanya jadi jelas. Iklan baris adalah format, yaitu teks pendek di kolom sempit. Iklan promosi adalah tujuan, yaitu membujuk orang untuk membeli. Sebuah iklan baris bisa menjadi iklan promosi, dan sebuah iklan promosi bisa berbentuk iklan baris, poster, video, atau iklan berbayar di Instagram.

Iklan barisIklan promosi di media sosial
RuangBeberapa baris teksFoto atau video, teks utama, judul
GambarBiasanya tidak adaFoto atau video jadi bagian utama iklan
KontakNomor telepon ditulis di teksTombol atau tautan
TempatKoran, papan pengumuman, situs iklan baris, grup komunitasBeranda dan Reels Instagram, Facebook, TikTok
PembacaSedang mencari (lowongan, kos, jasa)Sedang menggulir, belum tentu mencari

Baris terakhir tabel itu yang paling sering dilupakan. Orang yang membuka kolom iklan baris cenderung sedang mencari sesuatu, misalnya kos atau tukang servis. Karena itu iklan baris tidak perlu merayu panjang. Cukup informasi yang membuat orang bisa memutuskan dan menghubungi.

Pendapat redaksi: keterampilan menulis iklan baris masih sangat berguna walau koran makin jarang dibaca. Judul produk di marketplace, pesan promosi di grup WhatsApp warga, dan teks iklan Google sama-sama menuntut hal yang sama: pesan lengkap dalam ruang sempit. Orang yang terbiasa memadatkan iklan baris biasanya lebih cepat menulis semuanya.

Struktur iklan baris: lima bagian yang wajib ada

Susunan di bawah ini bukan aturan resmi lembaga mana pun. Ini kerangka kerja yang kami pakai di artikel ini untuk memeriksa iklan pendek, dan setiap bagian menjawab satu pertanyaan di kepala pembaca.

  1. Judul. "Ini iklan apa?" Tulis nama produk atau kategorinya di awal, dicetak tebal atau kapital. Lihat foto di bagian atas artikel: hampir setiap iklan di halaman itu dibuka kata tebal. Kata tebal itu bekerja seperti judul, jadi pembaca yang memindai kolom bisa langsung menemukan iklan yang ia cari.
  2. Manfaat. "Kenapa harus kamu?" Satu atau dua alasan yang spesifik, misalnya "dimasak pagi hari", bukan "enak dan berkualitas". Kalau kamu sudah tahu keunggulan khas usahamu, ini tempat menaruh USP itu.
  3. Penawaran. "Berapa dan apa syaratnya?" Harga, minimal pesanan, ukuran, area layanan.
  4. Ajakan. "Apa yang harus saya lakukan sekarang?" Kata kerja yang jelas, ditambah batas waktu kalau memang ada. Inilah call to action versi iklan baris.
  5. Kontak. "Ke mana?" Satu cara menghubungi. Menyebut nama orang yang menjawab ("Bu Rini") juga memberi tahu pembeli siapa yang akan ia hubungi.

Diagram iklan baris katering nasi kotak dalam kolom sempit dengan penanda nomor 1 sampai 5, di sampingnya lima kartu berlabel judul, manfaat, penawaran, ajakan, dan kontak
Contoh ilustrasi: setiap baris iklan punya tugas sendiri. Kalau ada baris yang tugasnya tidak jelas, baris itu kandidat pertama untuk dibuang.

Kalau susunan ini terasa mirip model AIDA, memang begitu. Judul menangkap perhatian, manfaat membangun minat, penawaran memicu keinginan, dan ajakan plus kontak adalah tindakan. Bedanya, di iklan baris semua tahap itu dipadatkan ke dua sampai lima baris.

Aturan memotong: kalau iklanmu kepanjangan, potong kata sifat dulu ("lezat", "terpercaya", "berkualitas"). Jangan potong harga atau area layanan. Pembaca bisa menebak makananmu enak, tetapi tidak bisa menebak harganya.

Contoh iklan baris untuk usaha lokal

Berikut lima contoh iklan baris untuk jenis usaha yang paling sering memasang iklan pendek. Setiap contoh diberi anotasi singkat supaya kamu bisa melihat bagian mana yang sedang bekerja. Ingat, semuanya contoh ilustrasi.

Contoh 1: kuliner (katering nasi kotak)

KATERING NASI KOTAK. Ayam bakar, sayur, sambal, dan buah, dimasak pagi hari. Rp25.000 per kotak, minimal 30 kotak, gratis antar area Bantul kota. Pesan paling lambat H-2 sebelum acara. Telepon atau WhatsApp 08xx-xxxx-xxxx (Bu Rini).

BagianIsi di contoh
JudulKATERING NASI KOTAK
ManfaatMenu lengkap, dimasak pagi hari
PenawaranRp25.000, minimal 30 kotak, gratis antar Bantul kota
AjakanPesan paling lambat H-2
KontakNomor plus nama Bu Rini

Contoh 2: jasa (servis AC panggilan)

SERVIS AC PANGGILAN. Cuci, isi freon, dan perbaikan AC rumah. Teknisi datang di hari yang sama untuk pesanan sebelum pukul 12.00. Cuci AC mulai Rp75.000 per unit. Area Sleman dan Kota Yogyakarta. Hubungi 08xx-xxxx-xxxx (Mas Danu).

Perhatikan manfaatnya: "datang di hari yang sama untuk pesanan sebelum pukul 12.00". Menurut kami, untuk jasa perbaikan, kapan teknisi bisa datang sama pentingnya dengan harga, karena AC yang rusak jarang bisa menunggu. Kata "mulai" di depan harga juga jujur, karena biaya perbaikan memang bergantung pada kerusakannya.

Contoh 3: kecantikan (rias wisuda ke rumah)

RIAS WISUDA KE RUMAH. Termasuk bulu mata dan pemasangan hijab. Rp350.000 per orang, potongan Rp50.000 per orang untuk rombongan minimal 3 orang. Jadwal November dibuka mulai 1 Oktober. Booking 08xx-xxxx-xxxx (Kak Sinta).

Batas waktu di contoh ini berupa tanggal pembukaan jadwal, bukan "slot tinggal sedikit". Kalau slotmu memang tinggal dua, boleh ditulis. Kalau tidak, jangan. Alasannya ada di bagian aturan klaim di bawah.

Contoh 4: kos atau sewa kamar

KOS PUTRI DEKAT KAMPUS. Kamar 3 x 4 m, kasur, lemari, kamar mandi dalam, Wi-Fi. Rp900.000 per bulan termasuk listrik. Jalan kaki 5 menit ke gerbang kampus. Survei dulu, hubungi 08xx-xxxx-xxxx (Ibu Kos).

Contoh 5: lowongan kerja UMKM

DICARI STAF PACKING. Toko kue online di Sleman. Kerja Senin sampai Sabtu, 08.00-16.00, dapat makan siang. Teliti dan bisa naik motor. Kirim nama dan pengalaman lewat WhatsApp 08xx-xxxx-xxxx paling lambat 31 Oktober.

Iklan lowongan memakai struktur yang sama, hanya "manfaat" dan "penawaran" berpindah sudut pandang: yang ditawarkan adalah jam kerja dan fasilitas, yang diminta adalah syarat pelamar.

Contoh iklan promosi dan iklan penawaran produk untuk media sosial

Sekarang ambil iklan katering tadi dan pindahkan ke iklan gambar di Instagram. Untuk format ini, Panduan Iklan Meta merekomendasikan teks utama 125 karakter dan judul 40 karakter, dengan jumlah tagar maksimal 30. Untuk iklan gambar di beranda Facebook, rekomendasinya teks utama 50 sampai 150 karakter dan judul 27 karakter. Ini rekomendasi, bukan batas keras: panduan itu menyebut teks boleh lebih panjang, tetapi mungkin terpotong. Kedua halaman panduan itu tercantum di bagian Sumber artikel ini.

Dua kartu berdampingan: kiri iklan baris klasik katering nasi kotak dengan nomor telepon, kanan tiruan iklan gambar beranda Instagram dengan kotak foto, teks utama 117 karakter, judul 33 karakter, dan tombol ajakan
Contoh ilustrasi: isi pesannya sama, yang berubah hanya wadahnya. Kontak pindah ke tombol dan foto ikut bekerja sebagai judul.

Hasilnya seperti ini (contoh ilustrasi):

  • Teks utama (117 karakter): "Rapat kantor besok? Nasi kotak ayam bakar dimasak pagi, Rp25.000 per kotak, gratis antar area Bantul kota. Pesan H-2."
  • Judul (33 karakter): "Nasi Kotak Rp25.000, Gratis Antar"
  • Gambar: foto asli nasi kotakmu, bukan foto stok.

Ada tiga perubahan penting. Pertama, nomor telepon hilang dari teks karena tugasnya diambil alih tombol. Kedua, kalimat pembuka berubah dari judul kategori menjadi pertanyaan yang menyebut situasi pembeli ("Rapat kantor besok?"). Di media sosial orang biasanya tidak sedang mencari katering, jadi kamu perlu menyentuh kebutuhannya dulu. Ketiga, harga dan syarat tetap ditulis. Sebagian penjual sengaja menyembunyikan harga supaya orang bertanya, padahal itu menambah satu langkah sebelum orang bisa memutuskan.

Contoh iklan penawaran produk

Iklan penawaran produk menonjolkan tawaran yang berlaku dalam waktu tertentu. Strukturnya sama, hanya bagian penawaran yang paling besar porsinya.

Teks utama: "Hampers Natal isi 4 toples kue kering, Rp185.000. Pesan sebelum 10 Desember, kartu ucapan tulis tangan gratis." (contoh ilustrasi)

Judul: "Hampers 4 Toples Rp185.000"

Contoh iklan menarik tanpa melebih-lebihkan

Iklan menarik tidak sama dengan iklan heboh. Panduan menulis iklan teks yang berhasil di Bantuan Google Ads meminta teks iklan yang spesifik, relevan, dan menarik, menyarankan harga dan promosi dicantumkan karena orang memakai penelusuran untuk membuat keputusan, dan menyarankan tiga hingga empat iklan dengan pesan berbeda untuk setiap grup iklan supaya terlihat mana yang berperforma terbaik. Tiga cara membuka iklan di bawah ini adalah pendapat kami, bukan aturan, jadi perlakukan sebagai bahan uji coba seperti saran itu:

  1. Sebut situasi pembeli: "Arisan Sabtu ini masih bingung camilan?"
  2. Sebut angka spesifik: "Isi 250 gram, cukup untuk 10 orang" lebih jelas daripada "porsi besar", dan sejalan dengan saran Google agar teks iklan spesifik. Pastikan angkanya benar untuk produkmu.
  3. Tunjukkan prosesnya: menurut kami, video pendek sambal yang sedang diulek lebih meyakinkan daripada kata "homemade".

Satu hal yang bukan sekadar selera: Etika Pariwara Indonesia butir 1.2.2 melarang kata superlatif seperti "paling", "nomor satu", "top", atau kata berawalan "ter-", kecuali disertai bukti yang dapat dipertanggungjawabkan. Jadi "sambal terpedas se-Jogja" sebaiknya diganti fakta yang bisa dicek pembeli.

Untuk rumus menulis copy yang lebih panjang, seperti AIDA dan PAS, baca panduan copywriting untuk pemula. Kalau iklan ini akan kamu pasang berbayar, pahami dulu cara kerja Meta Ads sebelum mengisi anggaran.

Contoh iklan skincare: menulis klaim yang aman

Produk kecantikan punya aturan iklan sendiri, jadi contoh iklan skincare perlu bagian khusus. Peraturan BPOM Nomor 18 Tahun 2024 tentang Penandaan, Promosi, dan Iklan Kosmetik meminta promosi dan iklan kosmetik objektif dan tidak menyesatkan. Pasal 2 ayat (3) menjelaskan bahwa tidak menyesatkan berarti informasinya jujur, akurat, dapat dipertanggungjawabkan, tidak memanfaatkan kekhawatiran masyarakat akan masalah kesehatan, dan tidak menyatakan seolah-olah produk adalah obat atau bertujuan mencegah penyakit.

Lampiran VI peraturan yang sama (Pedoman Publikasi Iklan) menambahkan beberapa hal yang sering dilanggar iklan kecil:

  • Iklan yang mencantumkan manfaat kosmetik harus mempunyai bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.
  • Tanda bintang (*) tidak boleh dipakai untuk menyembunyikan atau membingungkan, dan harus diikuti penjelasan yang mudah terbaca.
  • Iklan tidak boleh menimbulkan kesan ada anjuran atau rekomendasi dari tenaga kesehatan, dan pemeran iklan tidak memakai atribut profesi kesehatan.

Bandingkan dua versi iklan serum berikut (contoh ilustrasi, merek rekaan):

Versi berisikoMasalahnya
"Serum ajaib menyembuhkan jerawat dalam 3 hari*""Menyembuhkan" membuat kosmetik terdengar seperti obat; "3 hari" adalah manfaat yang butuh bukti; tanda bintang tanpa penjelasan
"Direkomendasikan dokter kulit"Menimbulkan kesan rekomendasi tenaga kesehatan
"100% aman tanpa efek samping"UU Perlindungan Konsumen Pasal 9 ayat (1) huruf j melarang kata berlebihan seperti "aman" atau "tidak mengandung efek samping" tanpa keterangan yang lengkap

Versi yang lebih aman:

Teks utama: "Kulit berminyak dan kusam saat siang? Gel pelembap ringan dengan niacinamide, tidak lengket di bawah bedak. 30 ml Rp69.000." (contoh ilustrasi)

Judul: "Gel Pelembap Ringan 30 ml"

Versi kedua tidak menjanjikan hasil. Ia menyebut untuk siapa produk itu, apa kandungannya, bagaimana rasanya dipakai, dan berapa harganya. Klaim kecil seperti "tidak lengket" pun tetap harus benar untuk produkmu. Menurut kami, klaim kecil yang bisa kamu buktikan jauh lebih meyakinkan daripada janji besar yang membuat pembeli curiga. Artikel ini bukan nasihat hukum. Untuk produkmu sendiri, baca langsung teks peraturannya.

Menyesuaikan iklan dengan ruang dan aturan tiap tempat

Satu iklan baris bisa kamu ubah menjadi beberapa versi. Yang berubah bukan pesannya, tetapi batas ruang dan aturan di tiap tempat. Tabel ini merangkum yang sudah kami cek di halaman resmi masing-masing platform pada 14 Oktober 2026.

TempatBatas teksCatatan penting
Iklan baris (koran, situs, papan)Ikuti aturan pengelolaNomor telepon umumnya ditulis langsung, cek aturan pengelola
Google Ads, iklan penelusuran responsifJudul maksimal 30 karakter, deskripsi maksimal 90 karakterHingga 15 judul dan 4 deskripsi, digabung otomatis oleh Google
Meta, iklan gambar beranda InstagramRekomendasi teks utama 125, judul 40 karakterMaksimal 30 tagar
Meta, iklan gambar beranda FacebookRekomendasi teks utama 50-150, judul 27 karakterTeks lebih panjang mungkin terpotong, jadi taruh harga di awal

Untuk Google, ada dua hal yang sering mengejutkan pemilik usaha yang terbiasa dengan iklan baris. Pertama, Bantuan Google Ads menjelaskan bahwa judul dan deskripsi bisa muncul dalam urutan apa pun, kecuali posisinya kamu sematkan, jadi setiap judul harus bisa berdiri sendiri. Kedua, kebijakan editorial Google Ads tidak mengizinkan nomor telepon di teks iklan, tanda baca yang diulang berturut-turut seperti "!!", dan kapitalisasi yang tidak tepat. Jadi kebiasaan iklan baris menulis "HUBUNGI SEKARANG!!!" harus ditinggalkan di sana.

Contoh versi Google untuk katering tadi (contoh ilustrasi):

  • Judul 1: "Katering Nasi Kotak Bantul" (26 karakter)
  • Judul 2: "Rp25.000 per Kotak" (18 karakter)
  • Judul 3: "Gratis Antar Bantul Kota" (24 karakter)
  • Deskripsi: "Menu ayam bakar, sayur, sambal, dan buah, dimasak pagi. Minimal 30 kotak, pesan H-2." (84 karakter)

Nomor teleponnya tidak ikut ditulis. Kebijakan nomor telepon Google Ads menyarankan aset panggilan atau iklan khusus panggilan telepon untuk mengajak orang menelepon, sementara detail lain ditaruh di halaman tujuan yang ditautkan iklan. Kalau kamu belum punya halaman itu, pelajari dulu strategi promosi untuk penjual online untuk memilih kanal yang paling masuk akal. Sebelum memasang anggaran, hitung juga perkiraan biaya dan ROAS-nya dengan kalkulator anggaran iklan dan ROAS.

Aturan yang berlaku di semua tempat datang dari Undang-Undang Perlindungan Konsumen. Pasal 9 ayat (1) melarang mengiklankan barang atau jasa secara tidak benar, termasuk seolah-olah barang itu punya potongan harga (huruf a) atau seolah-olah tersedia (huruf e). Pasal 10 melarang pernyataan tidak benar atau menyesatkan soal harga dan tawaran potongan harga atau hadiah. Artinya, "stok tinggal 2" yang tertulis setiap hari padahal stok masih banyak, atau "diskon 50%" dari harga yang dinaikkan dulu, adalah pernyataan tidak benar, bukan sekadar trik nakal.

Selain undang-undang, ada Etika Pariwara Indonesia (EPI) edisi 2020 yang diterbitkan Dewan Periklanan Indonesia. EPI adalah kode etik yang disusun, disepakati, dan ditegakkan oleh pelaku periklanan sendiri (swakrama), bukan undang-undang, tetapi dokumen itu menyatakan dirinya berlaku bagi semua iklan yang dipublikasikan di wilayah hukum Indonesia. Beberapa butirnya langsung mengena ke iklan pendek:

  • Kata "gratis" (butir 1.2.3 huruf f). Kata "gratis", "cuma-cuma", atau yang bermakna sama tidak boleh dicantumkan jika ternyata ada biaya lain yang harus dibayar konsumen. Penjelasannya menambahkan bahwa kata gratis tidak boleh diikuti syarat lain, misalnya harus menambah biaya atau usaha tertentu. Di contoh katering, "gratis antar area Bantul kota" hanya boleh ditulis kalau pemesan di area itu memang tidak membayar ongkos antar apa pun.
  • Kata "100%", "murni", "asli" (butir 1.2.3 huruf a). Untuk menyatakan kandungan, kadar, atau tingkat mutu, kata ini harus disertai bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.
  • Tanda asteris (butir 1.3). Tanda bintang tidak boleh dipakai untuk menyembunyikan atau membingungkan khalayak soal harga sebenarnya atau ketersediaan produk, dan harus diikuti penjelasan yang mudah terbaca.
  • Testimoni (butir 1.16). Kesaksian konsumen harus kejadian yang benar-benar dialami konsumen itu dan tidak dilebih-lebihkan.

Cara menulis iklan barismu sendiri dalam 15 menit

Kamu sudah melihat contoh iklan baris dan versi promosinya. Sekarang giliranmu. Urutan kerja ini bisa selesai sekitar 15 menit untuk satu produk.

  1. Tulis satu kalimat tentang pembelimu. Siapa dia dan dalam situasi apa dia membutuhkan produkmu. Kalau belum jelas, tentukan dulu target pasar usahamu.
  2. Isi lima kotak tanpa memikirkan panjang: judul, manfaat, penawaran, ajakan, kontak.
  3. Gabungkan menjadi satu paragraf, lalu potong kata sifat sampai tersisa dua sampai lima baris.
  4. Cek fakta: setiap harga, batas waktu, dan klaim manfaat harus benar hari ini.
  5. Buat versi kedua untuk tempat lain: tambah pertanyaan pembuka dan foto untuk media sosial, atau pecah menjadi judul 30 karakter untuk Google.
  6. Minta satu orang membacanya selama 5 detik, lalu tanya: "Ini jual apa, berapa, dan menghubungi ke mana?" Kalau dia tidak bisa menjawab ketiganya, perbaiki judul dan penawaranmu.

Langkah keenam terdengar sepele, tetapi menurut kami justru langkah inilah yang paling mudah menemukan informasi yang terlupa. Penulis iklan selalu tahu produknya, jadi ia tidak sadar kalau informasi penting belum tertulis.

Kalau kamu butuh lebih banyak contoh dengan gaya yang berbeda, Creativism punya kumpulan contoh copywriting iklan yang bisa jadi bacaan lanjut. Untuk promosi yang dikirim langsung ke pelanggan lama, lihat contoh promosi di WhatsApp. Topik iklan lainnya, dari Meta Ads sampai Google Ads, ada di halaman pilar iklan.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa ciri-ciri iklan baris?

Iklan baris pendek, hanya beberapa baris dalam satu kolom, biasanya tanpa gambar. Kata pertamanya biasanya dicetak tebal atau kapital sebagai judul, isinya padat tanpa kata sifat berlebihan, dan umumnya diakhiri cara menghubungi pemasang iklan.

Apa saja struktur iklan promosi yang baik?

Struktur yang dipakai di artikel ini ada lima: judul yang menyebut produk, manfaat utama, penawaran (harga, syarat, area), ajakan dengan batas waktu yang benar, dan kontak. Iklan media sosial menambahkan foto dan tombol, tetapi lima bagian ini tetap harus ada.

Berapa panjang ideal teks iklan promosi di media sosial?

Untuk iklan gambar di beranda Instagram, Panduan Iklan Meta merekomendasikan teks utama 125 karakter dan judul 40 karakter. Untuk beranda Facebook rekomendasinya teks utama 50 sampai 150 karakter dan judul 27 karakter. Panduan itu juga menyebut teks boleh lebih panjang, tetapi mungkin terpotong, jadi taruh harga dan ajakan di bagian awal.

Bolehkah menulis nomor telepon di teks iklan Google?

Tidak. Kebijakan editorial Google Ads tidak mengizinkan nomor telepon dicantumkan di teks iklan, dan menyarankan aset panggilan atau iklan khusus panggilan telepon sebagai gantinya. Kalau kamu mengubah iklan baris menjadi iklan penelusuran, taruh kontak di aset panggilan atau di halaman tujuan, lalu pakai ruang teks untuk produk, harga, dan alasan memilihmu.

Apa yang tidak boleh ditulis di iklan skincare?

Peraturan BPOM Nomor 18 Tahun 2024 meminta iklan kosmetik objektif dan tidak menyesatkan, termasuk tidak menyatakan seolah-olah produk adalah obat atau untuk mencegah penyakit. Manfaat yang diiklankan harus punya bukti, iklan tidak boleh menimbulkan kesan direkomendasikan tenaga kesehatan, dan tanda bintang wajib diikuti penjelasan yang mudah terbaca.

Apakah contoh di artikel ini boleh dipakai untuk tugas sekolah?

Boleh dipakai sebagai acuan susunan. Yang lebih berguna untuk tugas adalah menyebutkan lima bagiannya (judul, manfaat, penawaran, ajakan, kontak) lalu menulis iklan sendiri untuk produk yang kamu kenal. Semua nama usaha, harga, dan nomor di sini adalah contoh ilustrasi.

Sumber

  1. Entri iklan baris, KBBI Daring Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (kbbi.kemendikdasmen.go.id), diakses
  2. Entri iklan, KBBI Daring Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (kbbi.kemendikdasmen.go.id), diakses
  3. Spesifikasi Iklan Gambar di Beranda Instagram Panduan Iklan Meta (facebook.com), diakses
  4. Spesifikasi Iklan Gambar di Beranda Facebook Panduan Iklan Meta (facebook.com), diakses
  5. Tentang iklan penelusuran responsif Bantuan Google Ads (support.google.com), diakses
  6. Editorial Bantuan Kebijakan Periklanan Google Ads (support.google.com), diakses
  7. Editorial: Nomor telepon dalam teks iklan Bantuan Kebijakan Periklanan Google Ads (support.google.com), diakses
  8. Menulis iklan teks yang berhasil Bantuan Google Ads (support.google.com), diakses
  9. Etika Pariwara Indonesia, Edisi ke-3 (2020) Dewan Periklanan Indonesia (salinan PDF di situs P3I Pusat) (p3i-pusat.com), diakses
  10. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen JDIH BPK RI (peraturan.bpk.go.id), diakses
  11. Peraturan BPOM Nomor 18 Tahun 2024 tentang Penandaan, Promosi, dan Iklan Kosmetik JDIH BPK RI (peraturan.bpk.go.id), diakses

Penanggung jawab artikel

Ahmad Thariq Syauqi

CEO dan pendiri Creativism

Ahmad Thariq Syauqi adalah CEO dan pendiri Creativism, agensi digital marketing di Sleman, Yogyakarta, yang resmi berbadan hukum sejak 2022. Ia berpengalaman lebih dari 6 tahun menjalankan agensi, dengan fokus pada digital marketing, otomasi bisnis, dan penerapan AI di proses kerja. Di Belajar Marketing, ia bertanggung jawab atas isi redaksi.

Draf disusun dengan bantuan AI lalu dicek ke sumbernya, sesuai Pedoman Redaksi. Diperbarui .