Cara Cek Backlink Website Gratis dan Membaca Hasilnya
Cara cek backlink website gratis lewat Ahrefs Backlink Checker dan Search Console, lalu membaca domain perujuk, teks jangkar, dan tanda link spam.

Tangkapan layar Ahrefs Backlink Checker, diambil 14 Oktober 2026. Tampilan dan merek milik pemiliknya.
Cara cek backlink website gratis paling mudah adalah memakai Laporan link di Google Search Console untuk situsmu sendiri, atau Ahrefs Backlink Checker versi gratis untuk situs mana pun. Setelah hasilnya keluar, baca tiga hal: berapa situs berbeda yang menautkanmu, teks jangkar yang dipakai, dan apakah ada link yang tampak dibuat untuk memanipulasi peringkat. Sebagian besar situs tidak perlu menolak backlink apa pun, cukup dipantau secara berkala.
Daftar isi
Cek backlink artinya melihat situs mana saja yang menautkan ke websitemu, dengan teks apa, dan jenis link apa. Untuk usaha kecil, alat gratis sudah cukup: Laporan link di Google Search Console untuk situsmu sendiri, dan Ahrefs Backlink Checker versi gratis untuk situs mana pun, termasuk situs pesaing. Di artikel ini kamu belajar teorinya secukupnya, lalu praktik langkah demi langkah, sampai bisa membedakan backlink yang sehat dari link yang patut dicurigai.
Satu hal perlu kami sampaikan di depan. Hasil cek backlink bukan rapor yang menentukan nasib situsmu. Angkanya membantu kamu memahami siapa yang sudah merujukmu dan apakah ada pola aneh. Kalau istilah backlink masih terasa baru, baca dulu arti backlink di kamus dan dasar-dasar SEO untuk pemula supaya pembahasan di bawah lebih mudah diikuti.
Apa itu cek backlink dan kenapa perlu dilakukan?
Backlink adalah link di halaman situs lain yang mengarah ke halaman di situsmu. Bantuan Search Console menjelaskannya dengan sederhana: link ini mengarah kembali ke situsmu. Backlink termasuk bagian dari SEO off page, yaitu kegiatan SEO yang terjadi di luar situsmu sendiri.
Kenapa Google peduli pada link? Praktik terbaik link dari Google Search Central menyebut Google memakai link sebagai sinyal saat menentukan relevansi halaman dan untuk menemukan halaman baru yang akan di-crawl (dijelajahi oleh robot Google). Panduan Memulai SEO juga menulis bahwa sebagian besar halaman yang ditemukan Google berasal dari link di halaman lain yang sudah di-crawl.
Tapi jangan langsung menyimpulkan "makin banyak backlink, makin tinggi peringkat". Panduan yang sama menyebut PageRank (algoritma Google yang memakai link) hanyalah salah satu dari banyak sinyal penentu peringkat. Menurut kami, cara pandang ini penting untuk pemilik usaha kecil. Backlink membantu, tetapi tidak menggantikan halaman yang menjawab kebutuhan pembeli.
Jadi, untuk apa cek backlink? Ada tiga kegunaan praktis:
- Mengetahui siapa yang sudah merujukmu. Misalnya, sebuah toko kue di Yogyakarta ingin tahu apakah blog kuliner lokal yang pernah mengulasnya benar-benar menautkan ke websitenya.
- Menemukan pola aneh. Lonjakan link dari situs asing berbahasa lain, atau teks jangkar berisi kata kunci yang tidak berhubungan dengan usahamu.
- Belajar dari pesaing. Melihat situs apa saja yang menautkan ke pesaingmu bisa memberi ide tempat yang wajar untuk dikenal, misalnya direktori asosiasi usaha atau media lokal.
Catatan: cek backlink paling berguna bila dilakukan berkala dan dicatat. Satu kali cek hanya memberi potret, bukan tren.
Alat gratis untuk cek backlink website: Search Console atau Ahrefs?
Ada dua alat gratis yang menurut kami paling masuk akal untuk pemula. Keduanya tidak saling menggantikan, malah saling melengkapi.
| Aspek | Laporan link Google Search Console | Ahrefs Backlink Checker (gratis) |
|---|---|---|
| Situs yang bisa dicek | Situs yang kepemilikannya sudah kamu verifikasi, atau yang aksesnya diberikan pemiliknya | Situs mana pun, termasuk pesaing |
| Sumber data | Langsung dari Google | Indeks web milik Ahrefs |
| Perlu akun | Ya, akun Google dan akses ke properti situs | Tidak, kadang diminta verifikasi manusia |
| Info nofollow | Tidak dicantumkan | Persentase dofollow di ringkasan (pada uji kami) |
| Batas | Tabel maksimal 1.000 baris, berupa contoh link | Pada uji kami 20 baris, satu link per situs; semua mode cakupan baru terbuka setelah mendaftar |
Data Search Console di tabel itu kami ambil dari halaman bantuan Laporan link. Halaman itu menulis bahwa laporan tersebut bukan daftar lengkap setiap link, hanya contoh link untuk membantumu memahami profil link situs secara keseluruhan. Laporan itu juga tidak mencantumkan apakah link ditandai nofollow. Soal akses, bantuan verifikasi kepemilikan menjelaskan bahwa verifikasi adalah proses membuktikan ke Search Console bahwa kamu pemilik situs, sedangkan halaman pengelolaan izin menjelaskan pemilik bisa menambahkan pengguna penuh atau pengguna terbatas.
Untuk Ahrefs, halaman Backlink Checker menyebutnya sebagai versi gratis yang memberi gambaran sekilas tentang alat berbayar mereka. Batas 20 baris dan persentase dofollow di tabel atas adalah yang kami lihat sendiri pada uji 14 Oktober 2026, bukan aturan tertulis Ahrefs, jadi bisa berubah sewaktu-waktu.
Lalu pakai yang mana? Jujur saja, kalau kamu hanya mengurus satu website usaha, mulailah dari Search Console. Panduan Google tentang alat SEO pihak ketiga menegaskan bahwa alat pihak ketiga tidak punya akses ke data peringkat internal Google, dan menyarankan memakai Search Console sebagai alat pihak pertama. Ahrefs berguna ketika kamu ingin mengintip pesaing, atau situsmu belum terhubung ke Search Console.
Cara cek backlink website gratis dengan Ahrefs Backlink Checker
Langkah di bawah kami uji pada 14 Oktober 2026 dengan domain belajarmarketing.com. Tampilan Ahrefs bisa berubah, jadi cocokkan nama tombolnya, bukan posisinya. Kamu tidak memakai API atau akun berbayar apa pun di sini.
Langkah dicek pada , Ahrefs Backlink Checker versi web gratis, tampilan 14 Oktober 2026.
Langkah 1: Buka halaman Ahrefs Backlink Checker
Buka ahrefs.com/backlink-checker di peramban. Pastikan tab Backlink Checker yang aktif, bukan Website Authority Checker atau Broken Link Checker. Kamu tidak perlu masuk akun untuk memakai versi gratis ini.

Tangkapan layar Ahrefs Backlink Checker, diambil 14 Oktober 2026. Tampilan dan merek milik pemiliknya. Bagian yang ditandai: 1 Tab Backlink Checker. Langkah 2: Ketik domain dan pilih cakupan
Ketik domain tanpa https, misalnya
namatokomu.com. Lalu buka menu cakupan: Subdomains mencakup semua subdomain, Domain hanya domain itu, Path satu folder, dan Exact URL satu halaman. Halaman itu menyebut bahwa semua mode baru terbuka setelah kamu mendaftar, jadi pakai pilihan yang tersedia.
Tangkapan layar menu cakupan Ahrefs Backlink Checker, diambil 14 Oktober 2026. Tampilan dan merek milik pemiliknya. Bagian yang ditandai: 2 Domain, 2 Cakupan. Langkah 3: Klik Check backlinks dan selesaikan verifikasi
Klik tombol Check backlinks. Pada uji kami, kadang muncul kotak verifikasi Cloudflare bertuliskan "Verify you are human", kadang halaman hasil langsung terbuka. Kalau kotak itu muncul, centang sendiri, lalu tunggu halaman hasil terbuka.

Tangkapan layar verifikasi manusia di Ahrefs Backlink Checker, diambil 14 Oktober 2026. Tampilan dan merek milik pemiliknya. Bagian yang ditandai: 3 Check backlinks, 3 Verifikasi. Langkah 4: Baca ringkasan angka di bagian atas
Jendela Backlink profile menampilkan Domain Rating, Backlinks (jumlah link), dan Linking websites (jumlah situs yang menautkan, alias domain perujuk). Di bawah dua angka terakhir ada persentase dofollow. Catat angkanya, lalu bandingkan dengan situs sejenis di kotamu atau kategorimu, bukan dengan situs berita nasional.

Tangkapan layar hasil Ahrefs Backlink Checker untuk belajarmarketing.com, diambil 14 Oktober 2026. Dua baris teratas berasal dari halaman direktori otomatis; alamat kedua halaman itu sengaja diburamkan redaksi. Tampilan dan merek milik pemiliknya. Bagian yang ditandai: 4 Ringkasan, 5 Daftar link. Langkah 5: Periksa daftar backlink satu per satu
Tabel di bawahnya berisi kolom DR situs asal, Referring page (halaman yang menautkan), dan Anchor and target URL (teks jangkar dan halaman tujuan). Pada uji kami tanggal 14 Oktober 2026, versi gratis menampilkan 20 baris, satu link per situs. Tandai link dari situs yang tidak berhubungan, teks jangkar berisi kata kunci aneh, atau pola yang berulang di banyak situs.
Langkah 6: Bandingkan dengan Laporan link Search Console
Untuk situsmu sendiri, buka Laporan link > Link eksternal di Google Search Console. Data itu datang langsung dari Google dan melengkapi gambaran dari alat pihak ketiga.
Beberapa catatan dari uji kami. Kotak verifikasi Cloudflare tidak selalu muncul. Dari dua kali percobaan pada hari yang sama, sekali kotak itu muncul dan sekali halaman hasil langsung terbuka. Kalau muncul, centang sendiri kotaknya, karena verifikasi semacam itu memang harus diselesaikan manusia.
Menu cakupan juga sering diabaikan, padahal pengaruhnya besar. Toko yang memakai subdomain, misalnya blog.namatokomu.com untuk artikel dan namatokomu.com untuk katalog, bisa mendapat angka berbeda antara pilihan Domain (hanya domain itu) dan Subdomains (termasuk subdomain). Untuk gambaran menyeluruh, pilih Subdomains. Untuk mengecek satu halaman produk yang pernah diulas, pilih Exact URL bila mode itu tersedia untukmu.
Tips: cek juga satu atau dua pesaing langsung, misalnya toko sejenis yang muncul di halaman pertama Google untuk kota yang sama. Perbandingan dengan pesaing selevel jauh lebih berguna daripada perbandingan dengan marketplace besar.
Cara membaca hasil cek backlink: domain perujuk, teks jangkar, dan atribut link
Halaman hasil biasanya penuh angka, dan di sinilah banyak pemula salah fokus. Menurut kami, ada tiga hal yang perlu dibaca lebih dulu, baru angka lain menyusul.

1. Domain perujuk (referring domains). Ini jumlah situs berbeda yang menautkanmu. Di versi gratis Ahrefs, angkanya tampil dengan label Linking websites. Pusat bantuan Ahrefs mencontohkan, dua backlink dari situs yang sama tetap dihitung satu domain perujuk. Karena itu, angka ini lebih menggambarkan luasnya rujukan daripada jumlah backlink mentah.
2. Teks jangkar (anchor text). Ini teks yang terlihat dan diklik pada link. Google Search Central menyebut teks link memberi tahu pengguna dan Google tentang halaman yang ditautkan, dan teks link yang baik bersifat deskriptif, ringkas, dan relevan. Profil yang sehat biasanya didominasi nama usahamu, alamat website, atau deskripsi wajar seperti "toko kue di Kaliurang". Waspadai teks jangkar berisi kata kunci yang tidak ada hubungannya dengan usahamu.
3. Atribut link. Link biasa tanpa penanda sering disebut followed atau dofollow. Kebijakan spam Google memakai istilah link yang "lolos kredit peringkat" atau "tidak memblokir kredit peringkat" untuk link semacam ini. Panduan mengualifikasi link keluar menjelaskan tiga penanda: sponsored untuk iklan atau penempatan berbayar, ugc untuk konten buatan pengguna seperti komentar dan postingan forum, dan nofollow bila nilai lain tidak berlaku. Jadi kalau usahamu pernah membayar artikel promosi di media lokal, link dari artikel itu semestinya bertanda sponsored. Itu wajar, bukan masalah.
Bagaimana dengan Domain Rating (DR)?
DR adalah angka yang paling sering dikejar, padahal paling sering disalahpahami. Pusat bantuan Ahrefs menjelaskan DR sebagai kekuatan profil backlink sebuah situs dibanding situs lain di database Ahrefs, pada skala 100. Halaman yang sama menyebut DR adalah metrik relatif, sehingga tidak bisa dikatakan DR 30 atau 50 itu bagus. Patokannya, DR-mu dianggap baik bila lebih tinggi atau sebanding dengan situs sejenis.
Pandangan kami agak tegas di sini: jangan jadikan DR target kerja. Halaman Backlink Checker sendiri menyebut DR sebagai metrik milik Ahrefs (proprietary), jadi angkanya bukan dari Google. Saat menilai situs yang menautkanmu, halaman bantuan DR tadi menyarankan agar kualitas sebuah situs tidak dinilai dari angka otoritas seluruh situs saja, melainkan juga dari relevansi topik, kualitas konten, trafik organik, dan seberapa banyak situs itu menautkan ke situs lain. Daftar pertanyaan itu jauh lebih berguna daripada angkanya.
Tanda backlink spam yang perlu kamu waspadai
Setelah membaca daftar link, kamu mungkin menemukan link yang terasa aneh. Kebijakan spam Google mendefinisikan spam link sebagai praktik membuat link ke atau dari situs terutama untuk memanipulasi peringkat penelusuran. Contoh yang disebut di halaman itu, kami ringkas ke dalam bahasa sehari-hari:
| Pola link | Wujudnya di lapangan (contoh ilustrasi) |
|---|---|
| Membeli atau menjual link untuk memanipulasi peringkat | Paket "1.000 backlink murah" yang ditawarkan di grup jual beli |
| Pertukaran link berlebihan | "Tautkan situsku, nanti kutautkan balik" ke puluhan situs yang tidak berhubungan |
| Program atau layanan otomatis pembuat link | Aplikasi yang menyebar link ke ratusan blog dalam semalam |
| Direktori atau situs bookmark berkualitas rendah | Direktori asal-asalan yang menerima semua situs tanpa seleksi |
| Link yang didistribusikan di footer atau template banyak situs | Link "dibuat oleh" di footer tema gratis yang dipakai ribuan blog |
| Komentar forum dengan link yang dioptimalkan | Komentar "terima kasih infonya" berisi tiga kata kunci jualan |
Kami punya contoh nyatanya. Saat mengecek domain blog ini sendiri pada 14 Oktober 2026, Ahrefs mencatat 703 backlink dari 664 situs. Angka itu potret hari itu saja dan bisa berbeda saat kamu mengeceknya lagi. Ke-20 baris yang tampil di versi gratis semuanya berasal dari halaman yang tampak dibuat otomatis di domain berakhiran .store, .shop, .site, .website, dan .xyz, semuanya ber-DR 0. Sembilan belas di antaranya memakai teks jangkar berbahasa Inggris yang berpola sama, misalnya "belajarmarketing.com SEO Backlink Experts for Powerful Ranking Improvement", atau kalimat testimoni yang mempromosikan jasa pembuatan backlink. Alamat halaman asalnya sengaja kami buramkan di tangkapan layar langkah 4, karena tujuannya menunjukkan pola, bukan mempromosikan situs-situs itu. Polanya cocok dengan dua contoh di tabel atas: link dari program atau layanan otomatis dan dari direktori berkualitas rendah.
Kalau kamu menemukan link seperti ini mengarah ke situsmu, jangan panik dulu. Link spam yang dibuat orang lain tanpa sepengetahuanmu berbeda dengan link yang kamu beli sendiri. Bantuan Search Console menulis bahwa Google biasanya mengabaikan link dari situs yang terdeteksi berisi spam, meski halaman yang sama tetap menyarankan untuk membatalkan atau menolak link tersebut. Kapan menolak link benar-benar perlu, kita bahas di bagian berikutnya. Untuk temuan di situs kami sendiri, keputusan kami saat ini adalah mencatat dan memantaunya.
Yang perlu kamu jaga adalah perilakumu sendiri. Kesalahan yang menurut kami paling sering terjadi pada usaha kecil justru datang dari niat baik: membeli paket backlink murah karena tergiur janji "halaman pertama Google". Membeli link demi peringkat termasuk kategori pembelian link di tabel atas. Kalau kamu ragu dengan sebuah penawaran, tanyakan satu hal: apakah link ini akan tetap masuk akal seandainya mesin pencari tidak ada? Kalau jawabannya tidak, lewati.
Kapan backlink tidak perlu dikejar atau ditolak?
Bagian ini jarang dibahas, padahal paling banyak menghemat waktumu. Tidak semua temuan cek backlink perlu ditindaklanjuti.

Soal menolak link (disavow), halaman bantuan Search Console tentang menolak link cukup jelas. Google umumnya bisa menilai link mana yang dipercaya tanpa panduan tambahan, sehingga sebagian besar situs tidak perlu memakai alat itu. Penolakan baru disarankan bila kamu punya cukup banyak link buatan, berisi spam, atau berkualitas rendah, dan link itu sudah atau kemungkinan menyebabkan tindakan manual. Bahkan dalam kondisi itu, langkah pertamanya adalah meminta link dihapus. Alat disavow dipakai bila penghapusan gagal.
Lalu kapan backlink tidak perlu dikejar? Menurut kami, ada tiga situasi umum:
- Situsmu belum punya halaman yang layak dirujuk. Kalau halaman produk masih tipis, waktumu lebih berguna untuk memperbaiki isi dan landing page yang jelas tujuannya daripada mencari link.
- Pelanggan menemukanmu lewat pencarian lokal. Warung atau bengkel yang pembelinya datang dari Google Maps biasanya lebih terbantu oleh profil Google Bisnisku yang lengkap daripada tambahan backlink.
- Kamu sedang mengejar angka, bukan pembaca. Mengejar kenaikan DR atau jumlah backlink demi angka sering berujung pada pembelian link yang justru melanggar kebijakan.
Kebalikannya, backlink layak diusahakan ketika ada alasan nyata orang menautkanmu. Contoh ilustrasi: produsen keripik di Malang membuat halaman data gizi dan cara penyimpanan yang rapi, lalu sebuah blog resep lokal menautkannya sebagai rujukan. Link seperti ini muncul karena isinya berguna, dan itulah backlink yang kamu cari.
Jadwal cek backlink rutin untuk usaha kecil
Cek backlink tidak perlu setiap hari. Yang penting konsisten dan tercatat. Kami menyarankan tabel sederhana di spreadsheet dengan kolom berikut:
| Kolom | Isi | Contoh ilustrasi |
|---|---|---|
| Tanggal cek | Tanggal kamu membuka alat | 14 Oktober 2026 |
| Alat | Search Console atau Ahrefs | Ahrefs Backlink Checker |
| Domain perujuk | Angka dari ringkasan | 12 |
| Domain perujuk baru | Situs yang belum ada di catatan sebelumnya | blog kuliner lokal |
| Link mencurigakan | Situs dan alasannya | direktori asing, jangkar tidak relevan |
| Tindakan | Biarkan, minta hapus, atau catat saja | biarkan, pantau bulan depan |
Angka di kolom contoh itu karangan untuk ilustrasi, bukan data situs mana pun. Untuk ritme, sebulan sekali sudah cukup bagi kebanyakan usaha kecil. Tambahkan cek di luar jadwal bila kunjungan dari Google naik atau turun tajam tanpa sebab yang jelas, karena perubahan link bisa jadi salah satu petunjuknya.
Satu kebiasaan kecil yang menurut kami sangat membantu: setiap kali usahamu diliput media, diulas blogger, atau masuk daftar asosiasi, catat URL-nya hari itu juga. Bulan berikutnya, cek apakah link itu sudah terbaca di Search Console atau Ahrefs. Dari situ kamu belajar kegiatan mana yang benar-benar menghasilkan rujukan.
Kalau kamu ingin memperdalam dasar SEO dari sisi lain, jelajahi pilar SEO & Website atau baca istilah seperti SERP dan E-E-A-T di kamus. Punya pertanyaan spesifik soal hasil cek backlink situsmu? Coba ajukan ke asisten tanya jawab Belajar Marketing, yang merangkum jawaban dari artikel dan kamus di situs ini.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah cek backlink gratis bisa dilakukan tanpa daftar akun?
Bisa untuk situs mana pun lewat Ahrefs Backlink Checker versi gratis. Pada uji 14 Oktober 2026, kamu cukup mengetik domain, dan kadang diminta menyelesaikan verifikasi manusia dari Cloudflare. Untuk situsmu sendiri, Laporan link di Google Search Console juga gratis, tetapi kamu perlu memverifikasi kepemilikan situs dulu atau diberi akses oleh pemiliknya.
Apa beda backlink dan domain perujuk?
Backlink adalah setiap link dari halaman situs lain ke situsmu. Domain perujuk adalah situs berbeda yang memberi link itu. Pusat bantuan Ahrefs mencontohkan, dua backlink dari situs yang sama tetap dihitung satu domain perujuk, jadi angka domain perujuk lebih menggambarkan seberapa luas situsmu dirujuk.
Berapa Domain Rating (DR) yang bagus?
Tidak ada angka pasti. Pusat bantuan Ahrefs menjelaskan DR sebagai metrik relatif berskala 0 sampai 100, dan menyarankan membandingkannya dengan situs sejenis. DR juga metrik buatan Ahrefs, bukan angka dari Google, jadi jangan dijadikan target utama.
Kenapa backlink di Search Console berbeda dengan di Ahrefs?
Keduanya memakai data dari crawler yang berbeda. Search Console hanya menampilkan contoh link, tabelnya dibatasi 1.000 baris, dan tidak mencantumkan apakah link bertanda nofollow. Ahrefs memakai indeks web miliknya sendiri. Wajar bila daftar keduanya tidak sama persis.
Apakah backlink spam dari situs asing akan merusak peringkat situsku?
Biasanya tidak. Bantuan Search Console menyebut Google biasanya mengabaikan link dari situs yang terdeteksi berisi spam, dan sebagian besar situs tidak perlu memakai alat disavow. Penolakan baru perlu bila link buatan itu banyak dan sudah atau kemungkinan memicu tindakan manual.
Seberapa sering usaha kecil perlu cek backlink?
Tidak ada aturan resmi soal ini. Saran kami, sebulan sekali sudah memadai untuk kebanyakan usaha kecil, ditambah setiap kali ada lonjakan atau penurunan kunjungan yang tidak wajar. Yang penting catat hasilnya di satu tabel supaya kamu bisa melihat perubahan dari bulan ke bulan.
Sumber
- Free Backlink Checker by Ahrefs: Check Backlinks to Any Site Ahrefs (ahrefs.com), diakses
- What's the Difference Between Referring Domains and Backlinks? Ahrefs Help Center (help.ahrefs.com), diakses
- What is Domain Rating (DR)? Ahrefs Help Center (help.ahrefs.com), diakses
- Laporan link Bantuan Google Search Console (support.google.com), diakses
- Memverifikasi kepemilikan situs Anda Bantuan Google Search Console (support.google.com), diakses
- Mengelola pemilik, pengguna, dan izin Bantuan Google Search Console (support.google.com), diakses
- Menolak link ke situs Anda Bantuan Google Search Console (support.google.com), diakses
- Kebijakan Spam untuk Google Penelusuran Web Google Search Central (developers.google.com), diakses
- Mengualifikasi Link Keluar untuk SEO Google Search Central (developers.google.com), diakses
- Praktik Terbaik Link SEO untuk Google Google Search Central (developers.google.com), diakses
- Panduan Memulai SEO: Dasar-Dasar Google Search Central (developers.google.com), diakses
- Panduan Google Penelusuran tentang Alat & Saran SEO Pihak Ketiga Google Search Central (developers.google.com), diakses



